Apakah Anda pernah membaca buku legendaris karya John Kotter “Leading Change”? Dalam bukunya yang terbaru, Kotter (inget ya, bukan Kotler yang ahli pemasaran itu loh) mencoba menjelaskan proses memimpin perubahaan dalam perusahaan dalam bentuk cerita. Dikisahkan sebuah koloni pinguin di kutub selatan. Mereka hidup damai dalam sebuah gunung es bertahun-tahun. Salah satu anggotanya, Fred, seekor pinguin biasa, mengamati bahwa gunung es yang mereka tempati sedang mencair dan akan pecah berantakan pada musim dingin 2 bulan lagi. Pinguin yang lain tidak menyadarinya. Fred berusaha meyakinkan pinguin lainnya mengenai permasalahan yang akan mereka hadapi.
Akhirnya Fred berhasil menyakinkan salah satu petinggi koloni, Alice. Dari sini, Fred pun dapat meyakinkan pimpinan koloni, yaitu Louise. Sang pemimpin dengan bijak memiliih tim untuk menyikapi permasalahan yang dihadapi. Anggotanya adalah Fred, Alice, Jordan “sang professor”, Buddy yang walaupun tidak pintar tapi ganteng dan pintar mempengaruhi orang, dan louise sendiri sebagai pimpinannya. Tugas mereka tambah berat karena selalu mendapat hambatan dari salah seorang warga yang bernama NoNo, yang selalu menyebarkan berita negatif mengenai tim ini.
Proses perubahan dalam perusahaan selalu melibatkan adanya masalah yang dihadapi, adanya change agent, dan yang pasti adanya “musuh dalam selimut” yang selalu menentang perubahan (seperti yang ditokohkan oleh NoNo dalam cerita ini). Agar sukses, perubahan tersebut membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan tim yang sinergis. Agar perubahan tersebut dapat dukungan, perlu adanya pencapaian-pencapaian kecil. Lalu, apakah komunitas pinguin ini dapat bertahan? Ataukan akhirnya mereka akan menyerah ditindas pemanasan global?
Saya sarankan untuk membaca bukunya!

Iklan